OBI, TLM – Program relokasi Warga Desa Kawasi Kecamatan Obi Halmahera Selatan Maluku Utara ke kawasan baru (Ecovillage) menjadi komitmen dengan Pemerintah Daerah sejak tahun 2020 mulai berhasil.
Sekretaris desa Kawasi, Frans Datang mengatakan untuk Warga sebagian besar sudah memilih pindah untuk menempati rumah yang telah di sediakan pihak perusahan. Sementara untuk pedagang kaki lima sambung Frans, dalam waktu dekat sudah di pindahkan ke lokasi pasar Desa Kawasi baru “aat ini kami dari Pemerintah Desa melakukan pendataan untuk pedagang kaki lima dan nantinya menempati bangunan pasar yang sudah di sediakan dan itu di tata dengan baik sesuai harapan,” kata Frans Datang ditemui di desa Kawasi
Frans menambahkan, selain perumahan Ecovilage dan pasar Desa, PT Harita Group juga telah menyiapkan bangunan indekos sebanyak 400 kamar terdiri dari bangunan masing-masing untuk di tempati Karyawan.
Frans juga menjelaskan dari 400 kamar indekos 100 lebih telah menjadi milik Warga Desa Kawasi sisanya masih di lakukan pendataan bagi warga dari luar Kawasi yang memiliki tempat usaha indekos sebelumnya sebagai bentuk ganti rugi. “Masih banyak lahan yang telah di siapkan pihak Perusahan. Jadi, nanti kita lakukan pendataan lagi. Untuk indekos dalam waktu dekat ini sudah bisa di tempati,” pungkasnya.
Dari informasi yang dikantongi wartawan Pembangunan Ecovillage ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang bertujuan untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Lahan yang digunakan untuk proyek ini seluas 102 hektar, dengan luas rumah bervariasi mulai dari 360 hingga 442 meter persegi. Dan pada periode pemerintahan alm bupati H Usman Sidik dan wakil Hasan Ali Basam Kasuba pernah melakukan peninjauan ke lokasi Ecovilage guna melihat langsung pembangunannya agar dapat di selesaikan tepat waktu. Dan di tahun 2022, Pemukiman baru Desa Kawasi selesai di bangun sesuai target yang di tentukan.
Amatan media ini menyebutkan, hampir delapan puluh persen warga Kawasi saat ini sudah memilih pindah mandiri ke Ecovilage yang telah di bangun PT HARITA Group pada kawasan layak huni yang telah di lengkapi fasilitas seperti sarana pendidikan, rumah ibadah dan juga central ekonomi khusus yang tertata rapi.
Di lain sisi, Desa Kawasi lama masih di huni sebagian besar pedagang kaki lima (PKL), mereka masih memilih bertahan di areal pemukiman lama sampai menunggu penataan kawasan pasar di rampungkan. Pembangunannya ditargetkan selesai pada tahun 2022. Proyek ini mencakup pembangunan 259 unit rumah dengan berbagai tipe, serta fasilitas umum seperti sekolah dan kantor desa. (Red).