HALSEL, TLM – Media online Jurnal Halsel resmi dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Selatan (Halsel), Senin (6/10/2025).
Laporan tersebut disampaikan oleh Samsudin Chalil selaku pelapor melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Halsel dan diterima langsung oleh Banit 3 SPKT, Muhammad La Impi, dengan nomor laporan STPL/627/X/2025/SPKT.
Menurut Samsudin, pemberitaan yang diterbitkan Jurnal Halsel dinilai tidak memenuhi kaidah jurnalistik. Ia menilai, berita berjudul “Bawa Nama Bupati, Sembilan Naga Dapat Fasilitas Caffe Bungalow 2 dan 3” tidak relevan dengan foto yang digunakan.
“Yang jadi pertanyaan, Sembilan Naga itu siapa? Kemudian, kenapa foto kami yang ditampilkan dalam berita tersebut?” ungkap Samsudin.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Halmahera Selatan itu menjelaskan, setiap pemberitaan seharusnya menampilkan foto yang sesuai dengan isi berita atau menggunakan ilustrasi yang tepat untuk menghindari salah tafsir. Namun, dalam pemberitaan Jurnal Halsel, foto yang digunakan tidak menggambarkan isi berita dan tidak memiliki sumber yang jelas.
“Dalam berita itu disebutkan Sembilan Naga membawa nama Bupati untuk mendapatkan fasilitas di Caffe, tapi tidak dijelaskan siapa yang dimaksud Sembilan Naga. Sementara foto yang digunakan justru orang lain yang tidak ada kaitannya dengan isi berita,” jelasnya.
Samsudin menilai, wartawan yang menulis berita tersebut seharusnya memahami konstruksi berita dan tidak menyimpulkan sendiri tanpa data yang akurat.
Atas kejadian tersebut, ia memutuskan untuk melapor ke pihak kepolisian agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Ia berharap wartawan yang menulis berita dan pihak-pihak yang turut menyebarkan informasi tersebut juga dimintai keterangan.
“Saya berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti laporan yang saya sampaikan. Bahkan orang-orang yang turut menyebarkan berita itu melalui media sosial, termasuk grup WhatsApp, sudah saya lampirkan dalam laporan. Hal ini bisa menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk melakukan penyelidikan,” pungkasnya. (red)