Tempat Berobat Di Pulau Obi Masih Minim

Budaya Daerah Nasional

Fasilitas kesehatan di Pulau Obi, Maluku Utara terbilang masih sangat minim. Sekalipun ada, tempat berobat bagi masyarakat masih jauh dari standar untuk penanganan pasien. Hal inilah yang membuat perusahaan sektor sumber daya alam turun membantu dengan mengadakan program CSR di Pulau Obi.


Chief Deputy Head Exrel dan CSR Harita Nickel, Alexander Lieman menjelaskan salah satu fokus dari program CSR Harita Nickel adalah kesehatan. Menurut Alex fasilitas kesehatan di Pulau Obi masih minim. Semisal tempat yang sempit dan kurang terawat dan alat penunjang kesehatan juga masih minim.

Alex menegaskan bahwa pihaknya terbuka dalam membantu warga yang membutuhkan bantuan kesehatan. “Karena kesehatan merupakan hal terpenting untuk masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (9/10). Sementara itu, tim medis dari Harita Nickel, Suryamin menjelaskan bahwa kebanyakan dari warga meminta obat untuk penyakit ISPA, paracetamol, antibiotik, vitamin, serta alat suntik.  “Untuk obat-obatan ada dari tim CSR yang memberikannya. Kalau kami dari tim dokter hanya memberikan resep obat-obatannya saja,” jelasnya.

Selain itu, Harita Nickel yang terdiri dari PT Trimegah Bangun Persada dan PT Megah Surya Pertiwi, juga rutin menggelar Posyandu setiap bulan di beberapa daerah di Pulau Obi. Kegiatan ini meliputi penimbangan berat badan bayi dan pemberian vitamin. “Peran dokter Harita tidak hanya di situ saja. Terkadang ada juga warga yang meminta bantuan untuk dibawa ke rumah sakit. Kami membawanya ke rumah sakit terdekat dengan menggunakan mobil ambulans yang disediakan perusahaan,” pungkas Suryamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *