LABUHA, TLM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan, Maluku Utara, resmi menyelesaikan seluruh tahapan seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk peringatan HUT RI ke-81 tahun 2026. Dari total 165 siswa SMA yang mendaftar secara daring, sebanyak 122 peserta berhasil bertahan hingga tahap akhir seleksi.
Kepala Kesbangpol Halmahera Selatan, Halifat Barnabas, menjelaskan bahwa proses seleksi ini melibatkan tim penguji lintas instansi, mencakup unsur TNI, Polri, dan tenaga medis (dokter) untuk memastikan kualitas terbaik para calon anggota. Penilaian dilakukan secara ketat berdasarkan kompetensi fisik, kesehatan, dan keterampilan baris-berbaris.
Terkait pengumuman hasil akhir, Halifat menyebutkan bahwa jadwal akan dilakukan secara kolektif dan bertahap.
“Kami masih menunggu jadwal dari pusat dan provinsi. Setelah pengumuman tingkat pusat dan provinsi keluar, barulah tingkat kabupaten menyusul,” ujar Halifat saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/4).
Peserta yang dinyatakan lulus nantinya akan langsung menjalani masa karantina. Meski lokasi penginapan karantina masih dalam tahap penentuan, titik pusat latihan telah ditetapkan akan berpusat di Lapangan Asombang, Desa Labuha, Kecamatan Bacan.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, jumlah anggota Paskibraka tahun ini direncanakan hanya sebanyak 38 orang. Halifat menegaskan bahwa langkah pemangkasan kuota ini diambil sebagai bentuk efisiensi anggaran daerah.
“Kami menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran, terutama terkait pemberian honorarium bagi para anggota. Dengan komposisi 38 orang, diharapkan manajemen anggaran tetap terjaga namun kualitas upacara tetap maksimal,” pungkasnya. (red)